im a ji nasi

membayangkan semua masa adalah rekaan semata
dan sejarah hanya langkah yang maju
penggal-penggal kejadian terkaca lewat langit pagi dan senja

terkadang jengah dengan relativitas
di antaranya ada aku atau kita tergantung bebas
tetapi tidak bisa kemana-mana dan berbuat apa-apa
selain cerita membosankan, bahkan mengecewakan

ini hidup, di belantara semesta
waktu yang menjulang tinggi dan memenuhi langit cita
kutebang satu per satu untuk memenuhi kebutuhan ceritaku

hingga lelah, hingga kubayangkan
bahwa aku atau kita hanyalah imajinasi dari sesuatu

Comments

Popular posts from this blog

seduhan

seharian

sesaat