Posts

Showing posts from January, 2017

surat untuk pemuda

seorang pemuda menulis surat untuk pemuda lainnya di waktu yang akan datang: "kepada yang tersayang" wahai pemuda yang telah disayangkan kehadirannya sayang sekali surat ini kutuliskan untukmu aku ingin menyampaikan salam dari para pemuda di masaku kata mereka, "pemuda sekarang sudah terlalu tua" jadi jangan sia-siakan mudamu yang sudah tua karena di masaku para pemuda sudah beruban dan berubin wajah kami dikeramik agar mulus dan bagus badan kami dikeramik agar indah dan mewah pikiran kami dikeramik agar cemerlang hati kami... entahlah, tidak ada pabrik yang memproduksi keramik untuk hati kalau ada yang mau harus membuatnya sendiri bagaimana dengan pemuda di masamu? apakah uban sudah digunduli dan diplester dengan aspal? apakah keramik sudah dicongkel dan diganti dengan pepohonan? sebenarnya kami ingin sekali berkebun di tubuh kami tapi sayang, pabrik hanya memproduksi material bangunan tidak ada pabrik yang memproduksi pohon wahai pemuda yang ak...