rindu

kecamuk rindu makin tebal
ketika senandung curiga mendayu melagu
bersandar pada keyakinan
harapan semakin lebar
membentangkan doa dan mimpi
kita terjatuh dari angin yang tergesa
melayang bersama mega-mega
hingga terhempas pada tatapan mata
seperti air yang melesap di udara
menjadi bulir uap
rindu ini lagi dan lagi
berputar seperti air

Comments

Popular posts from this blog

seduhan

seharian

sesaat